RianWap

Di Publis 10 May 2018 450.456x Tayang 1.782x Suka 14:9 Durasi
Saluran

Unduh Video Unduh Mp3

Deskripsi
Terima kasih telah mengunduh "WAWANCARA PENGAKUAN MANTAN TERORIS BOM BALI ALI IMRON"
629 Komentar
Dracko Diary Masih hidup aja jeleme ne mati jak ci
Suka · Balasan · Jul 29th yang lalu
nana dharmono RENDAHNYA MORAL MUHAMAD SAMPAI TERLIBAT PEMERKOSAAN! Muhamad menyerang rakyat tidak bersalah tanpa peringatan, membunuh semua pria, mengambil perempuan tercantik dan menyetubuhinya pada hari yang sama ia membunuh suami, ayah, dan semua orang yang disayanginya. Ini terjadi pada Juwairyah, Rayhanah dan Safiyah Mari kita mulai dengan : 1) karakter Muhammad. Dalam pendapat saya, seseorang yang me-nyatakan diri seorang rasulullah harus memiliki kualitas iman sbg berikut: cinta kasih, kejujuran, pandai menahan-diri dsb. Muhammad tidak mungkin seorang rasulullah karena ia licik, imoral, tidak etis, tidak memiliki kualitas kemanusiaan. Ia seorang pembunuh masal, seorang sex-maniac, pedophile yang tidak kenal malu, seorang pem-bunuh licik, seorang kepala perampok, schizophrenic narcissist, pembohong menjijikkan dan banyak lagi kekurangannya yang men-diskualifikasi-kanya sebagai seorang manusia baik-baik, apalagi seorang rasulullah. Keberatan saya berikut mengenai pernyataan kerasulan Muhammad adalah: 2) Absurditas dan ketidakwajaran dalam Quran. Tidak mungkin sang pencipta alam semesta yang luar biasa ini adalah penulis yang menciptakan buku absurd itu. Apakah mungkin Auwloh begitu bodoh tentang fakta-fakta simpel dalam sains, nalar, matematik, sejarah dan bahkan tata bahasa seperti dinampakkan oleh sang penulis Quran? Mari kita membahas masalah satu per satu. BAGIAN I Muhamad Sebagai Pembunuh (Assassin) Saya menuduh Muhammad sebagai pembunuh, seseorang yang harus dicela dan dihukum dan oleh karena itu tidak pantas menyandang julukan rasulullah. Setelah anda membaca cerita-cerita dibawah ini, saya ingin anda MEMBUKTIKAN bahwa tuduhan saya ini salah. Daftar kejahatannya panjang. Namun saya tidak meminta anda membaca semuanya. Saya hanya memilih 4 dari cerita-cerita pembunuhan tersebut. Muhamad mengirim seseorang untuk membunuh seorang lelaki tua berusia 120 tahun karena memperingati orang-orang Medinah agar menjaga diri terhadap kebohongan Muhamad. Ketika Asma binti Marwan, seorang penyair dan seorang ibu lima anak kecil mengeluh tentang pembunuhan brutal tersebut, Muhamad mengirimkan orang lain untuk membunuh Asma dimalam buta, selagi ia di tempat tidur menyusui bayinya. Mudah-mudahan anda juga pernah membaca kasus Ka'b ibn Ashraf dan Abu Rafi. Dalam Islam, memukuli istri itu halal tetapi perempuan diharamkan memperlihatkan rambutnya kepada orang lain. Poligami itu halal tetapi haram bagi perempuan. Memiliki budak dihalalkan, namun diharamkan untuk memungut bunga pinjaman. Halal untuk memperawani gadis 6 mungkin 9 tahun (Aisyah) tetapi haram bagi anak lelaki dan anak perempuan untuk bermain bersama. Dihalalkan untuk memperkosa anak lelaki dan berperilaku pedofil tetapi haram bagi orang yang homoseks untuk berhubungan dengan sesama mereka yang tentu sudah dewasa. Hukum Syariah relatif ter-hadap apa yang dikatakan Syariah namun tidak relatif terhadap logika dan etika. Islam mewajibkan hijab (jilbab). Apakah hal ini berkaitan dengan ketakutan Muhamad sebagai orang yang mulai tua dalam mengendalikan para istrinya yang masih cantik dan melindungi mereka dari mata pria muda yang dianggapnya sebagai saingan? Dia terus menerus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap suami. Apakah ini ada hubungannya dengan kenyataan bahwa sebagian besar istrinya adalah anak remaja yang masih berjiwa pem-berontak sehingga harus dikendalikan? Kita tidak perlu berbohong dan menakut-nakuti anak kita dengan api neraka untuk mendidik moral, cinta kasih dan perilaku mereka. Metode seperti itu tidak pernah berhasil. Sejarah manusia menjadi saksinya. Jika kita mencintai anak kita, mereka juga akan belajar mencintai. Jika kita jujur, secara moral dan etika mereka akan belajar jujur. Kita dapat membangun manusia yang lebih baik dengan berperilaku manusiawi sekarang ini. Tetapi pertama-tama kita harus mengajar mereka cinta kasih. Nah, ini cinta kasih ala Muhamad sehubungan dengan mereka yang non-muslim: Perangilah mereka, niscaya Auwloh akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Auwloh akan menghinakan mereka dan me-nolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman, (9:14) Menariknya, atas perkataan nabi M, para muslim membebaskan budak ketika budak itu telah tua dan tidak mampu lagi bekerja. Membebaskan budak pada waktu mereka masih muda adalah tindakan amal dan bermoral tetapi membebaskan mereka setelah tua tanpa tunjangan apapun sangat tidak etis. Sang nabi lupa menyatakan hal tersebut dan karenanya para mantan budak yang sudah tua menjadi pengemis di jalan sementara majikan mereka mendapat anugerah auwloh karena telah membebaskan budak sambil menghindarkan diri merawat budak yang telah tua; sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Jika orang meninggalkan Islam, mereka bisa memilih satu dari berbagai agama yang ada, atau memilih seperti saya yang sekuler. Jadi tidak perlu panik. Kekosongan karena meninggalkan Islam akan segera terisi karena ada banyak agama dan filosofi di dunia ini. Banyak muslim yang meninggalkan Islam dan mereka pasti dapat memberi tahu anda bahwa mereka sekarang lebih berbahagia. Jika Islam mati, doktrin kebencian akan mati pula. Sama seperti membuang sel kanker. Hal ini berarti kebebasan bagi muslim dan suatu kesempatan baru untuk mengasihi seluruh umat manusia. Mereka akan memiliki kebebasan untuk merangkul saudara saudari mereka dalam kemanusiaan dan kasih sayang. Tidak ada lagi muslim lawan kafir. Tidak ada lagi "kita" lawan "mereka". Hal ini akan menjadi kelahiran baru bagi umat manusia seutuhnya. Kita akan menjadi satu, berbagi planet yang sama. Jika anda harus memiliki agama, mengapa memilih agama yang penuh kebencian?! Sejarah Pangeran Majapahit(Hindu buddha) menikah degan wanita muslim Arab,wanita muslim Arab mau menikah kalau Pangeran menjadi muslim SAW(suka anak2 wanita Aisya bayi 6th dientot).Setelah jadi muslim pangeran Majapahit dihasut melawan Ayahnya,kala itu PANGERAN diberi wewenang jadi Raja Demak.Tentara Demak menyerang ayahnya yang dicap Thogut,ayahnya(MahaDiRaja Majapahit) yang penuh welas asih tidak tega anaknya terbunuh,maka yang dikirim menahan serangan anaknya tentara2 yang sudah tua renta,ayahnya Maha diraja Majapahit menganggap tentara yang tua mengenal anaknya dan bisa bertindak bijak tidak membunuh anaknya,tidak memperhitungkan anaknya telah menjadi budak iblis muslim SAW (suka anak2 wanita Aisya bayi 6th dientot) telah terbius omong kosong surga dan bidadari.Akibatnya ayahnya dibantai oleh anaknya yang sudah jadi iblis karena ajaran Alquran,Anda bisa baca sejarahnya diperpustakaan Kraton Jogja,sayang tidak boleh dipublikasikan.Itulah terjadinya pemaksaan dan pembodohan penduduk pulau Jawa jadi Islam SAW. Ada sebagian pengikut setia Maharaja Majapahit lari ke pulau Bali,menghindari pemaksaan dan pembantaian.kasihan sekali teroris muslim SAW singkatan suka anak2 wanita Aisya bayi 6th dientot,pikir logika saja bagaimana mungkin Tuhan perintah membunuh kecuali iblis,ingat iblis menipumu Alquran ajaran iblis dan iblispun memiliki kekuatan yang cukup dashyat,sehingga Alquran terlihat berguna,tapi kekuatan iblis mengerikan dan jahat,tetap kekuatan Tuhan jauh lebih dashjat. Lihat saja kata2 muslim SAW(suka anak2 wanita Aisya bayi 6th dientot) yang penuh hawa pembunuhan seperti laknat.penggal,bunuh,itu semua kata2 dari iblis. Keberatan saya adalah terhadap Allah atau Auwloh (dewa islam) bukan dg Tuhan (yg sejati). Tuhan tidak meminta siapapun utk percaya dan tidak menyuruh membunuh mereka yg tidak percaya. Tetapi, Auwloh islam, kejam, keras kepala dan memerintah siapa yg tidak percaya harus dibunuh atau ditundukkan.Jadi sudah menjadi hak kita utk meminta bukti dari keberadaannya. Jika kalian ingin membunuh saya agar menerima Auwloh ini, paling sedikit tunjukkan bahwa dia adalah Tuhan yg benar bukannya Setan. Perintah bunuh,bunuh dan bunuh menunjukan Auwloh(dewa islam)adalah iblis. Saya selalu memperhatikan pada bahasa-bahasa didalam Islam. Bahasa didalam Islam sifatnya negatif, bahasa yang mati, penuh dengan kekerasan, amarah, kebencian dan SARA. Manusia adalah hasil dari bahasa, hasil dari bahasa yang negatif dan positif, yang mana dia terima sepanjang masa hidupnya. Jika hidupnya lebih banyak dipenuhi dengan bahasa yang negatif, diapun akan menjadi seorang yang negatif dan ugal-ugalan, dan tidak produktif, yang menolak apapun juga. Sebaliknya, jika bahasa yang positif memenuhi kehidupannya, dia akan menjadi seorang yang positif, bahagia dan produktif. Inilah mengapa bahasa positif didalam Islam telah gagal. Gagal untuk melahirkan orang-orang dengan pandangan yang positif. Melainkan orang-orang yang dihasilkan adalah orang-orang yang negatif. Jika kita melihat kepada masyarakat Islami, yang kita lihat adalah perbuatan orang-orang negatif tersebut. Saya tidak melihat Islam sebagai agama – Agama dalam pengertian saya. Islam adalah doktrin politik, yang ditegakkan dengan paksaan. Doktrin apapun yang memerintahkan membunuh mereka yang tidak beriman bukanlah suatu agama. Melainkan adalah doktrin diktator yang ditegakkan dengan paksaan. Ketika saya membaca, contohnya, ayat : “Perempuan dan laki-laki yang berzinah, deralah masing-masing 100 kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya menghentikan kamu.” Saya tidak melihat adanya kerohanian didalam ayat ini. Ketika suatu kepercayaan berhasil melucuti para pengikutnya dari sisa-sisa belas kasihan yang ada pada mereka, itu juga melucuti mereka dari kerohanian mereka.
Suka · Balasan · Jul 27th yang lalu
Daniel Blessdd Keselamatan dan surga hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Suka · Balasan · Jul 26th yang lalu
Tayuhati Hati Pemahaman sangat luas
Suka · 1 Balasan · Jul 23rd yang lalu
Tayuhati Hati Aku sangat salut dengan Ali imron
Suka · Balasan · Jul 23rd yang lalu
ZeenOi 1 Bnran Kan Klo Teroris semuanya Otaknya Di Cuci ama Isis. Padahal Di Agmma Islam Ga Boleh Membunuh Sma Org Yg Ga Berdosa
Suka · Balasan · Jul 23rd yang lalu
Dinda Ayu Bener itu. Sayangnya warga indo belum sadar. Kalo sebenernya ada yg ingin memecah belah negara ini. Anggap saja, dulu orang itu adalah berkedok PKI, sekarang dia adalah orang berkedok Islam Radikal. Bisa jadi suatu saat lain lagi.
Suka · Balasan · Jul 20th yang lalu
Suryadi Surya Aduhhh sayang sekali nyali jihad ini digunakan utk wilayah yg tidak dijajah....
Suka · Balasan · Jul 17th yang lalu
Thomas Rasikin TV kompos.. TV kapir.. QS. Al Hujuraat 49:6 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
Suka · Balasan · Jul 13th yang lalu
起床う圭敏 kalo gak tau cara mengatasi bombing apa gunannya militer ? kenapa harus dia yang tolongin militer, njir malu maluin hahhahaha
Suka · Balasan · Jul 10th yang lalu