RianWap

Di Publis 07 February 2018 506.592x Tayang 1.898x Suka 7:56 Durasi
Saluran

Unduh Video Unduh Mp3

Deskripsi

Tags : najwa shihab ,najwashihab ,shihab ,catatan ,najwa ,mata ,mata najwa ,catatan najwa ,news ,berita ,trans7 ,jurnalis ,duta baca Indonesia ,journalist ,narasi ,ipb ,ui ,mahasiswa ,ugm ,trisakti ,kampus ,universitas ,jokowi ,presiden ,kartu kuning jokowi ,kartu kuning ,jokko widodo ,mahasiswa Indonesia ,orasi ,itb ,
Terima kasih telah mengunduh "Part 6 - Kartu Kuning Jokowi: Mahasiswa: Kami Jangan Dibungkam!"
819 Komentar
ULVA H.R. Kalau wakil rakyat n politisi tidak lagi mau untuk mendengar masyarakat untuk apa di bentuk negara demokrasi ? Aspirasi rakyat harus di dengar karena pemimpin tanpa anak buah maka tidak ada pemimpin, wakil rakyat tanpa rakyat mereka tak akan ada. Masyarakat mengkritik bukan karena benci walaupun masyarakat tau politik itu kotor, masyarakat mengkritik karena masyarakat CINTA TANAH AIR DAN PERDULI PADA NEGARA INDONESIA Penyampaian salah itu wajar, karena forum terlalu sibuk pada peran masing2. SEMANGAT KEMERDEKAAN N DEMOKRASI
Suka · Balasan · 12 Jam yang lalu
Adi Santoso Terlihat jelas zadit PALING BODOH dan kalah jauh dibanding pola pikir dari UGM dan ITB. BEM UI tidak punya pandangan jelas. Gaya bahasa dan argumentasinya juga mentah, kaya argumennya anak SMP yang baru belajar ngomong. Sungguh Zadit memalukan alma maternya!!!
Suka · Balasan · 2 Hari yang lalu
Muhammad Cahaya lagu closing mata najwa judulnya apa pas tema ini?
Suka · Balasan · 4 Hari yang lalu
putri indri Ketakutan yang tidak berdasar tentang sabotase ruang gerak mahasiswa itu tidak cukup kuat jadi bahan diskusi. Kalo emang mahasiswa hari ini memiliki kualitas untuk ikut andil dalam proases berjalannya sebuah negara, halangan kecil macam permen kayak Gitu bukan persoalan.
Suka · Balasan · 5 Hari yang lalu
Reza Yudistira oke, saya punya kritik untuk mba najwa shihab perihal acara ini, pembagian waktu untuk para pembicara sangatlah terbatas dan bahkan terkesan dipotong ditengah jalan, menurut saya hal ini justru membuat ada beberapa hal yang disampainkan pembicara seakan masih menggantung, pembicara tidak secara leluasa mengutarakan opininya dari awal hingga akhir, sehingga pesan yang ingin disampaikan pembicara tidak tersampaikan secara maksimal, bahkan terkesan jadi rancu. Apalagi menurut saya acara ini mirip dengan acara TV sebelah yang sama-sama menyoroti dan membahas masalah politik yang terjadi dimasyarakat, jika boleh membandingkan pembagian waktu pada acara 'itu' lebih longgar/banyak sehingga pembicara dapat menyampaikan opini mereka dengan jelas. Namun kembali lagi mungkin karena perihal durasi ataupun konsep acara ini sendiri yang membuat pembagian waktu seperti ini saya juga tidak tahu, tapi untuk saya pribadi pembagian waktu untuk pembicara pada acara ini masih kurang efisien. Jadi untuk kedepannya semoga bisa lebih efisien dalam pembagian waktu untuk para pembicara. Ya itu pendapat pribadi saya perihal acara ini sebagai individu yang tidak sempurna xD Karena saya hanya ingin acara mba najwa ini dapat lebih baik kedepannya, karena saya sendiri kagum pada mba najwa dan suka dengan acara-acara yang dibawakan oleh mba najwa. Semoga mba najwa membaca kritik atau bisa dibilang pendapat saya ini demi membuat acara ini lebih baik kedepannya. Terimakasih :)
Suka · Balasan · 5 Hari yang lalu
Bapeda Kuning Apa cuma gw yg rasa klo cuma ketu BEM UGM , Pak Muldoko, and bang Adian doang yg waras dalam debat ini 😄😅😅
Suka · Balasan · Feb 16th yang lalu
riki dwi h
Suka · Balasan · Feb 15th yang lalu
Muhammad Rafiq kalau mau tenar gantung diri aja lu di ui
Suka · Balasan · Feb 15th yang lalu
Erwin Zhuo Mungkin bem UI sedang sariawan atau cacingan 😁
Suka · Balasan · Feb 14th yang lalu
Sport ElioHD AKETUA IPB KO NGONDEK YAA? KEBANYAKAN COLI DI KOSAN YAA
Suka · Balasan · Feb 14th yang lalu